BALA – Literasi tidak hanya soal membaca, tetapi juga tentang keberanian mengekspresikan rasa melalui tulisan. Menyadari hal tersebut, Walhida Arruanmasirrin, mahasiswa KKN Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), menggelar program “Kreativitas Literasi: Melalui Kegiatan Membuat Puisi” di SDN 065 Bala pada Senin (02/02/2026).

Kegiatan ini menyasar siswa kelas 3B sebagai upaya untuk menumbuhkan minat baca-tulis sekaligus melatih kemampuan afektif siswa sejak dini.

Mengubah Pengalaman Menjadi Sastra

Dalam pelaksanaannya, proses belajar dilakukan dengan pendekatan interaktif. Siswa terlebih dahulu diperkenalkan pada pengertian dan ciri-ciri puisi melalui contoh-contoh yang akrab dengan keseharian mereka di desa. Setelah memahami kerangka dasar, para siswa dibimbing untuk merangkai kata demi kata berdasarkan ide, perasaan, dan pengalaman pribadi mereka.

“Kami ingin siswa melihat bahwa puisi bukan sesuatu yang rumit. Puisi adalah media jujur untuk menyampaikan apa yang mereka lihat dan rasakan setiap hari,” ujar Walhida selaku penanggung jawab kegiatan.

Melatih Keberanian dan Kepercayaan Diri

Antusiasme terlihat jelas saat para siswa mulai menggoreskan pena di atas kertas. Tidak hanya menulis, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk tampil di depan kelas membacakan hasil karya mereka. Sesi pembacaan puisi ini menjadi momen penting bagi siswa untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi di depan publik.

Partisipasi yang tinggi dari siswa kelas 3B menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang memberikan kebebasan berekspresi jauh lebih diminati dibandingkan metode hafalan yang kaku.

Membangun Budaya Menulis di Sekolah Dasar

Melalui program ini, diharapkan minat siswa terhadap literasi, khususnya dalam bidang sastra, dapat terus berkembang. Harapannya, puisi tidak lagi sekadar menjadi materi dalam buku teks, melainkan menjadi media ekspresi yang menyenangkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Bagi Nusa Pustaka, inisiatif yang dilakukan mahasiswa KKN Unasman di SDN 065 Bala ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi yang tidak hanya literat secara teknis, tetapi juga kreatif secara intelektual. Langkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar dalam merawat nalar kreatif anak-anak di pedesaan Sulawesi Barat.

Penulis: Walhida Arruanmasirrin, peserta KKN Unasman Posko Bala.

Leave a Reply

KUTIPAN

Merawat Ingatan Bahari, Melayarkan Literasi Negeri

~ Muhammad Ridwan Alimuddin, pendiri Nusa Pustaka

Designed with WordPress

Discover more from Nusapustaka

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading