PAMBUSUANG – Semangat literasi terus berkobar di Tanah Mandar melalui serangkaian kegiatan inovatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Komunitas Read Aloud Polman, bekerja sama dengan mahasiswa KKN Multitematik Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) dan didukung penuh oleh Nusa Pustaka, sukses menggelar pelatihan serta aksi membaca nyaring di dua lokasi berbeda, yakni Desa Bala dan Desa Pambusuang.

Rangkaian kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam mendekatkan buku kepada anak-anak dan orang tua melalui teknik read aloud (membaca nyaring) yang menyenangkan dan edukatif.

Goes to School di Desa Bala

Aksi pertama bertajuk “Read Aloud Polman Goes to School” dilaksanakan di TPK Tomakaka, Desa Bala. Kegiatan ini lahir dari sinergi antara Read Aloud Polman, Armada Pustaka Mandar, dan KKN Multitematik Unasman Desa Bala 2026.

Anak-anak di Desa Bala menyambut antusias kehadiran tim yang terdiri dari Kak Nuning (MC), Kak Afifah (Pembaca), dan Kak Mul (Pemandu Bookish Play). Selain menyimak cerita, anak-anak diajak mengekspresikan imajinasi mereka melalui aktivitas bermain berbasis buku (bookish play). Kehadiran mobil Perpustakaan Keliling Disperpursip Polewali Mandar dan dukungan langsung dari Ridwan Alimuddin (Nusa Pustaka) semakin menghidupkan suasana belajar yang ramah anak.

Pelatihan dan Edukasi di Nusa Pustaka Pambusuang

Berlanjut pada Sabtu, 31 Januari 2026, kolaborasi bergeser ke basis Nusa Pustaka di Desa Pambusuang. Kali ini, sasaran edukasi diperluas tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga bagi ibu-ibu Posyandu di Desa Pambusuang.

Kegiatan ini menghadirkan praktik teknik membaca nyaring dan sesi berbagi seputar literasi. Narasumber utama yang hadir adalah Sitti Nadia Tri Septiani (Ketua Read Aloud Polman). Acara yang dipandu oleh Bandaria, mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia dari KKN Multitematik Unasman, ini menjadi ruang dialog penting bagi para ibu untuk memahami betapa besarnya peran membacakan buku sejak dini dalam perkembangan otak dan karakter anak.

Nusa Pustaka sebagai Simpul Kolaborasi

Keterlibatan Nusa Pustaka dalam dua kegiatan ini menegaskan fungsinya sebagai ruang publik yang terbuka bagi berbagai komunitas dan institusi pendidikan. Sebagai mitra resmi KKN Tematik Unasman, Nusa Pustaka terus berkomitmen menyediakan fasilitas dan pendampingan bagi program-program yang bertujuan meningkatkan indeks literasi di pedesaan.

“Langkah kecil ini diharapkan menjadi jalan panjang bagi tumbuhnya budaya baca yang kokoh di tengah masyarakat. Dimulai dari cerita yang dibacakan dengan penuh cinta, kita sedang membangun peradaban masa depan,” ujar Ridwan Alimuddin.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Nusa Pustaka, Read Aloud Polman, dan Unasman berharap gerakan literasi di Sulawesi Barat tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi menjadi gaya hidup yang berakar di setiap rumah tangga.

Penulis: Muhammad Ridwan Alimuddin.

Leave a Reply

KUTIPAN

Merawat Ingatan Bahari, Melayarkan Literasi Negeri

~ Muhammad Ridwan Alimuddin, pendiri Nusa Pustaka

Designed with WordPress

Discover more from Nusapustaka

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading