BALA – Penguasaan tata bahasa Indonesia sejak dini merupakan fondasi penting dalam literasi anak. Menyadari hal tersebut, Najamia, mahasiswa KKN Multitematik PUMD Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Angkatan XLI, menggelar program edukatif bertajuk “Aku Bisa Berbahasa: Mengidentifikasi Kata Sifat dan Kata Benda” di SDN 065 Bala, Selasa (27/01/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 3B ini dirancang untuk menyederhanakan konsep tata bahasa agar lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak di pedesaan.

Mengenali Kata Melalui Lingkungan Sekitar Fokus utama program ini adalah membantu siswa memahami perbedaan mendasar antara kata sifat dan kata benda. Alih-alih menggunakan definisi yang rumit, Najamia menggunakan pendekatan kontekstual dengan mengambil contoh benda-benda dan keadaan yang ada di lingkungan sekitar kelas.

Siswa diajak aktif mengamati objek di sekeliling mereka, lalu mengidentifikasi mana yang termasuk benda dan bagaimana sifat dari benda tersebut. Metode ini terbukti efektif membuat suasana belajar menjadi lebih hidup dan partisipatif.

Tahapan Belajar yang Sistematis Agar materi terserap dengan baik, pembelajaran dilaksanakan dalam beberapa tahapan: Pengenalan Materi: Penjelasan singkat dengan bahasa yang ramah anak. Eksplorasi Contoh: Siswa menyebutkan langsung contoh kata dari apa yang mereka lihat. Latihan Tertulis: Mengasah kemampuan merangkai kata menjadi kalimat sederhana. Diskusi Interaktif: Ruang tanya jawab antara mahasiswa dan siswa untuk memperdalam pemahaman.

    Harapan untuk Generasi Literat

    Najamia, selaku pelaksana program, mengungkapkan bahwa kemampuan membedakan jenis kata adalah kunci agar siswa mampu berkomunikasi secara efektif dan menulis dengan lebih terstruktur.

    “Saya berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya sekadar hafal teori, tetapi benar-benar mampu menggunakan kata sifat dan kata benda dalam kalimat sederhana mereka sendiri,” ujar Najamia.

    Visi Literasi Nusa Pustaka

    Inisiatif di SDN 065 Bala ini sejalan dengan visi Nusa Pustaka dalam mendorong gerakan literasi di tingkat akar rumput. Penguatan kemampuan berbahasa di tingkat sekolah dasar adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cakap dalam mengolah informasi dan mengekspresikan gagasan.

    Dengan tuntasnya program ini, diharapkan para siswa kelas 3B memiliki motivasi lebih tinggi dalam mempelajari bahasa Indonesia dan semakin percaya diri dalam menggunakan bahasa nasional yang baik dan benar.

    Penulis: Najamia, pesersta KKN Posko Bala.

    Leave a Reply

    KUTIPAN

    Merawat Ingatan Bahari, Melayarkan Literasi Negeri

    ~ Muhammad Ridwan Alimuddin, pendiri Nusa Pustaka

    Designed with WordPress

    Discover more from Nusapustaka

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading